Macam - Macam Riba Dan Contohnya

Sumber - Astopedia.com
1 . Riba Fadl
Riba yang muncul akibat adanya jual - beli atau pertukaran barang ribawi yang sejenis, namun berbeda kadar atau takarannya. Contoh
          a. 20 kg beras kualitas bagus, ditukar dengan 30 kg beras kualitas menengah .
          b. Menukarkan uang 10 dinar emas dengan uang 15 dinar emas; uang 100 dirham perak ditukarkan dengan uang 150 dirham perak.

Baca juga :
-Saling menasehati
-mahu berhenti merokok
-hari ahad atau hari minggu
-hidup sehat , hidup nyaman

2 . Riba Nasi'ah
             a . Riba yang muncul akibat adanya jual-beli atau pertukaran barang ribawi  tidak sejenis yang dilakukan secara utangan (tempo ).
Contoh : Tukar menukar dollar dengan rupiah yang penyerahan salah satu atau keduanya di kemudian hari, seperti A menukarkan 100 dolar kepada B dengan nilai Rp 1.200.000,-, A menyerahkan uang dolarya sekarang dan B menyerahkan uang rupiahnya satu bulan kemudian.
             b . Riba yang muncul akibat adanya penambahan nilai transaksi yang diakibatkan oleh perbedaan atau penangguhan waktu transaksi.
- Contoh: A menjual sepeda motor kepada B seharga Rp 10 juta rupiah lunas dalam tiga bulan, karena B tidak bisa melunasi dalam tiga bulan, maka A memberi kelonggaran waktu tiga bulan lagi dengan syarat utangnya menjadi Rp 12 juta.
- Contoh: A memiliki utang senilai Rp 10 juta kepada B jatuh tempo 1 Desember 2012. Namun sampai dengan tanggal tersebut. A belum mampu melunasi pinjamannya. Akhirnya pihak B membuat syarat kepada A, jangka waktu pinjaman dapat di perpanjang, tetapi jumlah utang bertambah menjadi Rp 15 juta.
Dan riba dalam contoh ini juga di sebut sebagai riba jahiliyyah.

3. Riba Qardh
Riba yang muncul akibat adanya tambahan atas pokok pinjaman yang dipersaratkan di muka oleh kreditur atau shahibul maal  kepada phak yang berutang (debitur) yang diambil sebagai keuntungan.
Contoh: A memberi pinjaman uang kepada B Rp 10 juta dengan syarat B mengembalikan pinjaman tersebut sebesar Rp 18 juta pada saat jatuh tempo.

4 . Riba Yad
Menurut golongan Syafi'iyyah, riba yad ialah:
           a. Jual beli dengan menunda pengambilan salah satu gantinya atau kedua-duanya tanpa menyebut jangka waktunya (Al Mausu'ah juz 22 hal. 57). Contoh: A membeli bata merah pada B dengan nilai transaksi saat ini secara kontan, namun B menyerahkan bata merahnya di kemudian hari. Adanya jeda waktu tersebut dapat menimbulkan gharar (ketidakpastian), karena harga bata merah ketika diserahkan di kemudian hari bisa berbeda dengan harga pada waktu transaksi pembayaran.
          b. Riba yad adalah jika salah satu dari dua orang yang melakukan jual beli meninggalkan majelis akad sebelum melskukan serah terima barang (tuhfatul muhtaj fi syarhil Minhaj). Contoh: A membeli beras satu kwintal kepada B setelah A membayar uang pembeliannya kepada B maka B meninggalkan tempat jual beli sebelum dia menyerahkan berasnya kepada A.

Macam-macam riba dan contohnya seperti tersebut di atas hukumnya haram berdasarkan dalil-dalil di bawah

عنْ أبي سعيْدٍ الخُدْريً رضي اللهُ عنهُ قال جاء بلالٌ إل انًبيً بتمرٍ برْنيًٍ فقال لهًًُُ النًبيًً ً ﷺ منْ أيْن هداقال بلالٌ كان عنْدناتمْرٌرديٌ فبعْتُ منْهُ صاعيْن بصاعٍ لنُطعم ا النًبيًً ً ًﷺ فقال النًبيًً ًﷺ ~عنْدذلك أوًهْ أوًهْ عيْنُ الرًبا عيْنُ الرًبالا تفْعلْ ولكنْ إذا أردْت أنْ تشْتر ي فبع التًمْر ببيْع اخر ثُمً اشْتره
( رواه البخارفي كتاب البيوع )

Dari Abu Sa'id, ia berkata : Datang Bilal kepada Nabi SAW dengan membawa kurma barni (kurma kualitas bagus) dan Beliau bertanya kepadanya. "Darimana engkau kualitas mendapatkannya? Bilal menjawab saya mempunyai kurma yang rendah mutunya menukarkannya dua sha' dengan satu sha' kunna barni agar kami dapat memberi makan kepada Nabi SAW Ketika itu Rasuulah SAw bersabda Hat-hatil Hati-hati! Ini aslinya riba,ini aslinya riba. Jangan kamu lakukan, bila engkau mau membeli kurma maka juallah terebih dahulu kurmamu yang lain untuk mendapatkan uang dan kemudian gunakanlah uang tersebut untuk membeli kurma barni"

By : saefu kawzuki
88-89

Post a Comment