Membuat otak lebih cerdas

A. Manfaat Kemampuan Menguasai Lebih dari 2 Bahasa

Astopedia.com - Menguasai bahasa asing kini sudah jadi beban jika kita ingin bersaing di dunia kerja dan pendidikan. Mahir berbicara asing juga sangat membantu hobi berwisata ke mancanegara.

Namun selain alasan-alasan tersebut, beberapa hasil penelitian menunjukkan lebih dari satu bahasa sebenarnya menyehatkan, pokoknya untuk bagian otak. Apa saja manfaatnya.

1. Kelenturan kognitif.
Orang dewasa yang bisa berbicara dua bahasa karena masih anak-anak yang memiliki fleksibilitas kognitif yang lebih baik. Ini berarti, mereka lebih mampu beradaptasi di lingkungan baru atau yang tak terduga.

2. Otak lebih tajam.
Manfaat ini juga dirasakan oleh mereka yang belajar bahasa asing pada usia dewasa. Mereka yang menguasai dua atau lebih bahasa asing memiliki kemampuan yang lebh baik dalam membaca dan juga kecerdasan.

Baca juga :
Hikmah di haramkanya riba
Macam - macam riba dan contohnya
siapa generus bangsa?

3. Melihat kata secara berbeda.
orang yang menguasai dua bahasa akan mengolah beberapa kata dengan lebh cepat, dua kata yang punya arti sama dalam dua bahasa itu atau satu kata memiliki lebih dari satu makna

4. Menunda penyakit alzheimer (pikun).
Walau tidak membuat kita imun terhadap penyakit alzheimer, tapi orang yang bilingual (menguasai dua bahasa) ternyata penyakitnya lebh lama muncul dari pada orang yang bicara satu bahasa.

Baca juga :
Siapa sebenarnya LDII
Takutlah dengan azab tuhan
Adab berhutang

5. kemampuan memecahkan masalah.
Anak-anak yang memiliki dua bahasa juga memiliki hasil tes pemecahan masalah yang lebih baik. Dalam studi yang melibatkan 121 anak ini, mereka diminta mengerjakan pergulangan angka, soal matematika, dan pola balok berwarna.

6. otak lebih cepat saat berpindah. Anak-anak yang lebih dari satu bahasa termyata lebh cepat beralih dan beradaptasi perhatian saat tugas-tugas diberikan.

7. Pengambil keputusan yang baik. orang yang berpikir dalam bahasa lain ternyata keputusan yang rasional. Orang yang melakukan proses berfikir dalam bahasa lain juga tidak terlalu menggunakan emosi saat membuat keputusan. Seiring bertambahnya usia, fungsi otak mengatasi kemampuan untuk mengingat terus berkurang. Ini karena hipokampus yaitu daerah pada otak yang bertanggung jawab terhadap ingatan, terus kehilangan sel sarafnya sebanyak 5 persen setiap sepuluh tahun. Terlebih senyawa pada pada otak yang disebut asetilkolin  terus mengalami penurunan produksi. Asetilkolin merupakan senyawa  yang penting dalam proses pembentukan ingatan.

B. Meningkatkan Daya Ingat

Kabar baiknya, selama beberapa dekade terakhir, para pakar menemukan otak dewasa juga bisa memperbaharuhi kualitasnya. Karena itu, disimpulkan setiap orang mampu untuk meningkatkan kemampuan otaknya dengan usaha-usaha tertentu. Berikut adalah tujuh cara di antaranya.

1. Bermain game otak.
Permainan puzzles  seperti sudoku dan teka teki silang Meningkatkan kemampuan mengingat dan menghambat penurunan  kemampuan kognitif. Meskipun demikian, para ahli masih belum bisa menjelaskan sebabnya.  Menurut Dr. Marcel Danesi, penulis buku Extreme Brain Workout, bermain permainan otak mengaktifkan hantaran rangsang pada semua area pada otak, termasuk ingatan.

2. Makan makanan yang tepat.
Menurut Dr. Gary Small, direktur Klinik Memori di universty calformia Los Angles, makanan yang kaya akan antioksidan seperti sayur dan buah dapat menghilangkan kerusakan otak akibat radikal bebas. Dia juga menekankan pada bergikemik (berkadar gula ) rendah seperti oatmeal dan gandum utuh, dan apa yang mengandung asam lemak omega-3. Faktanya, para ahli saraf menemukan, orang yang kurang mengonsumsi asam lemak omega-3, rata-rata memiliki kualitas otak yang lebih 'tua' dalam hasil pemindaian (scanning) otaknya dibandingkan mereka yang cukup.

3. Hentikan multitasking.
Pada perintah otak manusia tidak mampu melakukan multitasking pada banyak hal yang dikerjakannya. Sebaliknya, atak hanya mampu melakukan suatu aktivitas dan beralh ke aktivitas lainnya setelah selesai. Dengan melakukan otak akan terbebani dan mudah apa yang sedang dilakukan sebelumnya. katakanlah, satu alasan Dr. Mark McDaniel, profesor psikologi di Washington University mengatakan, satu alasan kenapa orang sering lupa meletakan kunci karena tidak menaruh atensi terhadap dimana dia meletakanya. Karena itu dia menyarankan agar seseorang selalu bersuara saat menaruh barang sebagai upaya tidak melupakanya. Misalnya saat menaruh kunci, katakan pada dirinya sendiri, "Saya menaruh kunci di atas lemari.

4. Pelajari hal-hal baru.
Sebuah studi di Swedia temukan, orang dewasa yang mempelajari bahasa baru cenderung lebih mudah menghafal nama. Hal ini ternyata juga berlaku untuk  kemampuan - kemampuan baru seperti menjahit or bermain ski, ujar para peneliti.

Baca juga :
saling menasehati
hindari dari sifat pemarah
Anak shalih-shalihah dalam bingkai keluarga sakinah,mawadah,warohmah

5.Cukup tidur.
Para peneliti menemukan yang kurang tidur dapat melemahkan ingatan. Dan studi dalam jurnal di laporkan, untuk mencegah  penurunan kemampuan otak dibutuhkan tudur berkualitas yang cukup. Mereka pun merekomendasikan untuk tidur berkualitas.

6. Siasati hal yang perlu.
Singkatan untuk nama-nama tempat atau perintah dapat mempermudah mengingat. Bahkan untuk mengingat angka pun ,agar lebih mudah, anda bisa menggunakan pemisah. Contohnya, untuk mengingat nomor 214522301876, Anda bisa memisahkannya 2145-2230-1876.

7. Olahraga
Sebuah studi asal University of California mengatakan, olahraga dapat memberikan manfaat yang luar biasa pada kesehatan otak. Para peneliti percaya olahraga dapat meningkatkan zat dalam otak yang disebut norepinefrin (sejenis hormon dalam otak) yang memiliki peran penting dalam pembentukan memori.

Sumber referensi
http: //health.kompas.com/read/2014/06/17/1535246/7 . Manfaat Menguasai Bahasa Asing untuk otak

Repost 1 :??
Repost 2 : by saefu kawzuki  penampil halaman astopedia.com

Post a Comment